Langsung ke konten utama

Proses pembuatan SKCK di POLRES

Halo guys, udah lama banget nih aku gak nulis di blog ini. Kangen deh sama kalian, wkwkwk. Okhay, langsung to the point aja ya. Kali ini aku mau sharing informasi seputar cara pembuatan SKCK di POLRES yang terbaru. Mungkin banyak diantara kalian yang bertanya-tanya ya, gimana sih caranya bikin SKCK di POLRES, beda nya apa coba sama SKCK yang dikeluarin di Polsek ?

Oke, aku kasih penjelasan awal dulu ya, karena aku juga baru tau kalau SKCK bisa dibuat oleh Polsek ataupun Polres. Kebetulan terakhir aku bikin SKCK itu tahun 2015, Yap 3 tahun yang lalu. Waktu itu aku pun bikinnya cuma di Polsek. Beberapa hari yang lalu, ada temen yang cerita kalau dia bikin SKCK nya di Polres. Nah mulai deh, aku bingung. Lha kok beda ya ? Akhirnya aku mulai tanya ke eyang google deh. Ternyata ada memang ada beberapa jenis instansi yang bisa ngeluarin SKCK. Nah aku fokus ke SKCK polres dan Polsek aja ya. Oke, yang pertama adalah Polsek, SKCK yang dikeluarin Polsek umunya cuma berlaku untuk kalian yang mau melamar di perusahaan swasta di dalam negeri. Sedangkan kalau kalian mau melamar kerja di BUMN, ikut CPNS, ataupun melamar beasiswa dalam negeri, maka kalian akan diminta SKCK yang dikeluarkan oleh Polres. Duh, kayaknya bakal panjang nih penjelasannya, hahahaha

Oke, aku langsung jelasin langkah-langkah pembuatan SKCK nya aja ya. Kepanjangan ntar klo aku cerita macem-macem lagi, wkwk.

Pertama, kalian harus minta surat pengantar dulu ke pak RT dimana kalian tinggal, bilang ke pak RT kalau kalian mau bikin SKCK. Biasanya sih diminta fotokopi KK dan KTP atau malah cukup nunjukin doang yang aslinya. Setelah di tandatangani Pak RT, kalian ke rumah Pak RW untuk validasi form yang sama. Selepas dari rumah Pak RW, kalian harus ke kelurahan setempat, nah disini form yang kalian dapet dari RT tadi, bakal diganti sama form baru dari kelurahan dibubuhi tandatangan Pak lurah tentunya yaπŸ˜‚. Sabar guys, surat pengantar masih belum jadi lho, πŸ˜„πŸ˜„ kalian masih harus ke kecamatan untuk minta tandatangan Pak camat, wkwkwk, sabar yak 😁😁😁. Setelah dapet tandatangan Pak camat, surat pengantar kalian baru deh bisa berlaku, ckckck.


Kedua, sebelum kalian meluncur ke polres, kalian siapin dulu dokumen pendukung lainnya. Ada foto 4X6 6 lembar (untuk bagian SKCK), foto ukuran bebas 2 lembar (untuk bagian sidik jari, jika kalian belum pernah melakukan perekaman sidik jari di polres), fotokopi KTP, fotokopi KK, dan fotokopi Akta Kelahiran juga jangan lupa ya. Sebaiknya dimasukin jadi satu biar nggak kececer ya, biar keliatan agak rapi dikit gitu, hihihiπŸ˜…πŸ˜…

Ketiga, tentunya kalian harus datang ke polres dong. Datengnya harus tepat waktu yah, karena cuma dilayani dari jam 8-11 aja ya. Dan kalian gak bisa masuk lebih awal dari jam 8. Nah ketika kalian masuk ke gate polres, kalian akan langsung di minta wajib lapor ke petugas yang ada di depan gerbang. Kalian akan diminta untuk menukarkan KTP asli dengan kartu tanda pengunjung polres, dimana KTP nanti bisa diambil kembali ketika proses pengurusan sudah selesai.




Keempat, kalian langsung aja masuk ke ruang pembuatan SKCK. Kalian bilang saja ke petugasnya kalau kalian mau buat SKCK. Jangan lupa sampaikan juga tujuan pembuatan SKCK untuk instansi dalam negeri atau luar negeri, karena nanti akan berbeda jenis SKCK yang dikeluarkan. Nah disini kalian akan diminta buat nyerahin berkas yang udah kalian siapin sebelumnya. Petugas juga akan minta biaya administrasi untuk pembuatan SKCK, untuk kali ini saya dikenai biaya sebesar 30.000 rupiah. Setelah kalian bayar, kalian akan mendapatkan bukti pembayaran dan form data diri untuk kelengkapan pembuatan SKCK.


Kelima, Nah disini kalian juga diharuskan udah punya rekam sidik jari di polres,kalau kalian belum punya, maka setelah bayar, kalian bakal diarahin buat ke bagian rekam sidik jari. Disitu kalian diminta untuk isi form baru lagi untuk rekam sidik jari. Kemudian kalian isi dan serahkan form tersebut untuk rekam sidik jari. Tunggu kalian dipanggil oleh petugas ya, nunggu lagi deh, wkwk. Nah nanti waktu dipanggil petugas, kalian akan diminta foto 2 lembar. Setelah foto diserahkan, petugas akan memulai proses rekam sidik jari.  Jari kalian bakal dicelupin ke tinta buat di cap capin di form isian sidik jari, duh.. item-item deh tangannyaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚setelah itu, jangan lupa cuci tangan yah, biar kinclong lagi, wkwkwk.

Keenam, setelah rekam sidik jari selesai, maka kalian balik lagi ke ruang SKCK sambil kasihin form isian tadi ke petugasnya, nanti petugasnya bakal verifikasi. Kalau udah lengkap, kalian bakal disuruh nunggu lagi buat proses pencetakan SKCK.

Ketujuh, akhirnya SKCK jadi deh.. nah, aku saranin setelah kalian dapet SKCK, kalian langsung aja minta legalisir. Daripada besok-besok kalau perlu legalisir balik lagi, antri lagi, males kan, hehehe. Kalian fotokopi dulu di fotokopian yang ada di polres, ga perlu fotokopi diluar, males kan panas2an lagi,haha. Biasanya maksimal cuma boleh legalisir 5 lembar aja, lumayan deh.. daripada lu manyun kanπŸ˜…πŸ˜… lagian banyak-banyak juga buat apa, paling juga cuma nglamar ke berapa tempat aja kan, gak sampe 5 tempat. Habis fotokopi, kalian balik lagi deh ke ruang SKCK tadi, nunggu, kelar deh hasil legalisiran...Yeay.....

Jadi gitu ya guys, untuk proses pembuatan SKCK di polres, cukup mudah bukan?? Okey, selamat mencoba guys.. see u..


Keep moving forward 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuliahan Jarak Jauh

Bagi sebagian orang judul ini udah gak asing lagi ditelinga mereka. Terutama mereka yang bergelut di dunia pendidikan ataupun pekerjaan yang menuntut lulusan pendidikan tinggi. Bahasa kerennya sih biasanya pada bilang karena tuntutan profesi. Yap.. nggak dipungkiri ya memang bener sih kalau alasannya karena itu... termasuk aku, wkakakka Kuliah jarak jauh enak dong ? kan jarang-jarang kuliahnya... Eits.. jangan anggap remeh dulu gaes. Kuliah jarak jauh gak segampang yang kalian kira (ini sih versi aku sendiri). Kalau aku jujur aja berat buat ngelanin kuliah jarak jauh. Lha kok bisa ? Kan enak tuh gak perlu mikirin kuliah tiap hari.. kan jadi nggak bosen.. Wkakakakaka, kata siapa??? Kebetulan aku mahasiswa kelas jarak jauh juga. Aku kuliah di salah satu politeknik terbaik di Indonesia.. halahlah. Eh seriusan.. aku kuliah di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Aku ambil kelas transfer D4 disana dan lagi-lagi karena tuntutan profesi.. ceileh.. ckakakakaa. Sebelum lan...

Uninstall Oracle 11g di Windows 10

Matikan service Oracle. caranya ketik: services.msc di CMD. Stop semua service yang bernama awalan “Oracle*“  Uninstall semua komponen dengan menggunakan deinstall.bat via CMD. Disini folder app saya terletak di D sehingga saya ketikan D:\app\user\product\11.2.0\dbhome_1\deinstall>deinstall.bat Di registry,hapus: -tree Oracle di HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/ORACLE–HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Ora* Hapus variabel Oracle di PATH jika ada Delete “D:\app” direktori,yang merupakan direktori ORACLE_BASE Anda. Delete “C:\Program Files\Oracle” Bersihkan isi “C:\temp” jika ada Kosongkan recycle bin. Oke, selamat mencoba ya. Keep moving forward

Pengalaman Sidang Tilang

Halo guys.. kali ini aku mau share pengalamanku mengikuti sidang tilang. Yap.. pasti kalian semua udah nggak asing lagi kan sama yang namanya "tilang"? wkwkwkwk. Siapa sih yang nggak tau "ditilang". Uhm.. tilang yang dimaksud disini karena kita udah ngelakuin pelanggaran lalu lintas ya guys. Bukan tilang yang lain-lain, heheheh :D Oke, langsung aja ya. Dua minggu yang lalu aku kena tilang nih guys. Biasalah, namanya warga yang saat banget sama hukum sampai-sampai lupa belom bayar pajak. Jujur aja akhir-akhir ini aku biasanya lewat jalan tikus, sengaja buat ngehindarin tilangan. Tapi nggak buat malam itu, hahaha. Sepulang dari luar kota dan entah karena apa, aku nggak fokus banget nyupirnya (nyupir motor :p). Biasanya gak lewat jalan itu, tapi karena udah terlanjuur, ya udah deh.. "Toh rada gerimis inih, siapa juga yang mau nilang malem2 uajn gini", gumamku dalam hati. Dan tak disangka, ketika melintas jalan satu arah yang rada "horor" itu, t...